Bikocho

ACmeron – Misi pencarian Uciha Sasuke terus diusulkan oleh Naruto dan Sakura kepada Godaime Hokage, namun karna tidak ada jejak informasi maka pencarian belum bisa diteruskan.

Namun salah satu teman Naruto mengusulkan kalau masih bisa mencari informasi dengan mengandalkan penciuman dari seekor serangga bernama bikocho.

Shino mengetahui hewan itu karena ia sendiri adalah ahli serangga dan mengetahui musim dimana dia akan berkembang biak. Namun Shino memperkirakan hewan itu mulai punah karena sulitnya perkembangbiakkan hewan tersebut.

Bikocho hanya akan bertelur satu tahun sekali sebutir dan akan menetas setelah hujan dan bikocho akan bisa digunakan penciumannya saat ia baru metetas.

Bau yang digunakan harus satu aroma yang telah ditentukan dalam pencarian, jika tidak maka bikocho akan menjadi serangga biasa dan harus menunggu setahun lagi untuk bertelur.

Perkiraan Shino dalam mencari serangga itu mungkin kecil kemungkinan dapat ditemukan. Jika dipersenkan hanya 10% saja, itupun jika bikocho masih ada pada habitatnya.

Mendengar hal itu, Hinata sebagai teman Naruto juga, sangat antusias ingin menjalankan misi itu. Hinata sendiri merasa sedih ketika teman setimnya hilang bersama kegelapan, maka dari itu ia merasa empati dan akan mengusulkan misi pencarian bikocho itu walau hanya 10%.

Shino, Hinata dan Naruto menemui Tsunade dan membicarakan misi tersebut. Tsunade mengizinkan misi itu namun, pencarian harus dilakukan empat orang dan harus menentukan ketua dalam tim.

Mereka memilih Inuzuka Kiba untuk bergabung dalam tim pencarian bikocho. Kiba adalah salah satu ninja yang mengandalkan indra penciuman dan ia selalu bersama seekor anjing untuk membantunya.

Anjing itu ia namai dengan Akamaru, anjing berbulu putih dan sangat aktif. Bahkan Akamaru punya julukan sebagai anjing shinobi, karena sering membantu dalam misi shinobi.

Karena telah mendapat tugas izin dari hokage, mereka berempat berangkat menuju hutan lembah, hutan itu diketahui oleh Shino Aburame dari keluarganya.

Hutan lembah diketahui surga dari semua serangga untuk berkembang biak. Temperatur udara yang lembab dan rimbun pepohonan menjadikan hutan itu sebagai surge bagi serangga.

Di hutan itu pula terdapat air terjun yang cukup besar, sehingga dapat mencukupi sumber air untuk makhluk hidup didalamnya. Untuk menuju ke hutan itu dibutuhkan waktu kurang lebih 2 hari.

Mereka harus menemukan bikocho sebelum hujan turun, sebab jika telah hujan maka pencarian mereka akan sia-sia.

Sepuluh jam perjalanan telah mereka tempuh dan Shino memutuskan untuk beristirahat agar tim tidak kelelahan. Sedangkan Naruto belum ingin istirahat, karena baginya jika beristirahat saat itu akan membuang-buang waktu mereka.

Namun, Naruto harus mengikuti perkataan Shino selaku ketua tim. Akhirnya mereka mendirikan tenda didekat sungai yang dirasa aman dari gangguan hewan berbahaya.

Lucunya yang tadinya Naruto tidak ingin istirahat malah sudah tidur duluan. Mereka tidur sangat lelap, akan tetapi tidak bagi Hinata, ia malah memanfaatkan waktu istirahatnya untuk latihan pengendalian cakra.

Hinata berlatih seorang diri ditengah aliran air dan berdiri diatas batu ditengah sungai. Ia juga melatih kemampuannya dalam penggunaan byakukan dan ia memanfaatkan malam hari agar lebih maksimal.

Tiba-tiba saja Naruto terbangun dan ingin buang air kecil, ia keluar tenda dan menuju arah tepi sungai. Tidak sengaja ia melihat seorang gadis sedang menari, karena ia kaget Naruto terpeleset dan mengejutkan gadis itu, langsung saja gadis itu pergi dari sana.

Setelah terpeleset Naruto melihat lagi ke arah sungai tapi gadis itu sudah tak ada.

Kemudian ia kembali ke tenda dan menceritakan kepada temannya bahwa ia melihat seorang perempuan disungai. Bukannya mereka penasaran malah menganggap Naruto sedang mengigau dai tidurnya.

Saat fajar telah muncul, mereka kembali melanjutkan perjalanan hingga tiba di hutan lembah pada sore hari.

Sebelum memasuki hutan lembah mereka harus menuruni tebing yang cukup curang, karena hutan itu berada dibawah tebing tersebut.

Setelah turun dari tebing mereka menyiapkan peralatan untuk menangkap serangga dan obat anti serangga agar aman dari serangga yang memiliki racun.

Ketika mereka mulai menyusuri hutan Neji, Hinata dan Kiba menyadari ada seseorang yang berada dihutan itu, namun mereka megabaikannya karena sepertinya tidak berbahaya.

Dari mereka berempat hanya Naruto yang tidak peka dengan area sekitar akan hal-hal seperti itu. Kemudian kembali mencari bikocho disemua sisi semak-semak dan dahan pohon yang biasa serangga hinggap.

Bikocho memiliki bentuk seperti kumbang berwarna hitam namun memiliki moncong atau hidung seperti gajah tapi tidak lentur.

Hingga malam hari mereka belum menemukan serangga itu, dan mereka semakin curiga dengan orang yang mengintai mereka namun tidak pernah menampakkan rupa.

Shino berfikiran bisa jadi mereka akan muncul ketika sudah mendapatkan bikocho. Kemudian mereka akan merampasnya sehingga tidak perlu bersusah-susah mencarinya.

Mendengar hal itu Naruto langsung emosi, tapi Neji menenangkannya dengan memberi alasan jikalau ada pertarungan sebelum menemukan bikocho, maka suasana gaduh akan mengusir semua serangga.

Itu lebih beresiko dari pada bertarung dengan mereka karena kesempatan menemukan bikocho akan semakin sulit.

Karena terlalu larut malam, mereka harus segera beristirahat karena mencari sesuatu di hutan malam hari cukup berbahaya.

Pagi hari esok mereka akan kembali melakukan pencarian dan mereka harus segera menemukan bikocho karena prediksi Shino dan Hinata besok akan hujan.

Mereka berdua memiliki insting yang kuat tentang cuaca sebab memiliki pengetahuan alam yang lebih peka. Pagi telah tiba dan mereka kembali mencari, hal mengejutkan dari Naruto yang berteriak dari belakang Kiba.

Naruto bilang ia menemukan bikocho lalu mereka memeriksanya dan ternyata hanya kumbang biasa yang hampir mirip saja.

Hinata memanfaatkan byakugannya untuk menemukan bikocho, ia terus memfokuskan penglihatannya agar lebih efisien. Tidak sia-sia usahanya membuahkan hasil dan Hinata melihat seekor bikocho yang hinggap disebuah dahan pohon tepat dibelakang Naruto berdiri.

Ia memberitahu Naruto dan Naruto mencoba menangkapnya tapi bikocho betina itu malah terbang. Naruto dengan sigap menangkapnya walau Naruto sampai lompat berkali-kali dan ia berhasil menangkapnya.

Karena bikocho telah didapatkan, Shino memasukkannya kedalam wadah kaca agar serangga itu aman. Hinata merasakan ada firasat buruk setelah mereka mendapatkan bikocho.

Sebab ia melihat pergerakan mencurigakan dari orang yang mengintai mereka sejak kemarin. Benar saja, mereka keluar dari persembunyiannya dan ingin merebut bikocho dari tangan mereka.

Pengintai itu beranggotakan 3 orang, mereka adalah dua orang laki-laki dan satu perempuan. Mereka bertiga berasal dari Clan Kamizuru yang diperkirakan sudah tak ada clan itu.

Ternyata mereka juga mencari bikocho untuk sebuah misi dari clan mereka dalam pencarian berkas rahasia. Karena pencarian bikocho sangat sulit, maka mereka menyerah dan ingin merampas  dari ninja Konoha itu.

Mereka menyerang Naruto, Hinata, Neji dan kiba dengan mengirimkan pasukan lebah penyengat. Saat penyerangan, Hinata tidak ingin menjadi beban tim karena satu-satunya kunoichi dalam timnya.

Ia secara cepat menggunakan byakugan dan menggunakan teknik juken atau jumlah pukulan yang banyak secara cepat. Dalam sekejab ia berhasil memusnahkan lebah-lebah itu.

Namun masalah kembali datang, karena lebah yang mati itu mengeluarkan madu yang lengket dan melekat ke tubuh teman-temannya. Secara perlahan Shino menggerakkan serangganya untuk menyerap cakra dari madu itu dan menghancurkannya.

Mereka terus menyerang, begitu pula tim Naruto tidak kalah hebat. Mereka terus mengeluarkan jurus-jurusnya. Pertempuran akhirnya dimenangkan oleh Naruto dan teman-temannya, yang memakan waktu cukup lama.

Selang beberapa saat mereka berhasil, bikocho betina itu bertelur dalam wadah kaca dan sebentar lagi telur itu akan menetas. Naruto segera mencari ikat kepala Sasuke yang terjatuh akibat pertarungan melawan Clan Kamizuru tadi.

Ikat kepala itu ternyata terhimpit oleh dua batang pohon yang sulit untuk diraih oleh Naruto. Telur bikocho telah menetas dan Shino harus cepat membawanya pada Naruto, agar bikocho dapat segera mencium bau dari ikat kepala Sasuke.

Hal tak terduga terjadi, ketika Naruto mengambil ikat kepala itu. Naruto malah kentut didepan bikocho. Sontak saja bikocho langsung mencium bau kentut Naruto dan penciuman bikocho hanya bisa digunakan sekali saja.

Otomatis misi mereka gagal dan sia-sia dalam mencari bikocho karena bikocho sudah tidak mampu mendeteksi bau Sasuke. Namun mereka mengambil hikmah dari misi itu untuk berlatih tentang kesabaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published.